Rektor Optimis Untrib Jadi Universitas Unggul di Perbatasan

0
230

Rektor Untrib Alvonso F. Gorang, S.Sos.,MM.

Kalabahi, Tribuanapos.com – Rektor Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi Alvons F. Gorang, S.Sos.,MM optimis Untrib akan menjadi Universitas unggulan wilayah perbatasan di kawasan timur Indonesia.

Optimisme Rektor Alvons tersebut terungkap setelah mendapat bimbingan dari program Asuh Perguruan Tinggi Unggul dari Kemenristekdikti tahun 2019 ini.

“Tentu kami optimis Untrib akan menjadi perguruan tinggi yang berkualitas,” kata Rektor Alvons di sela kegiatan lokakarya Sistem Penjaminan Mutu Eksternal yang diselenggarakan PT Asuh melalui Universitas Kristen Petra Surabaya di Untrib Kalabahi, Rabu (24/7/2019).

Rektor menjelaskan, niatnya memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu kepada generasi Alor itulah membuat dia berinisiatif bekerjasama dalam program PT Asuh.

“Kita ingin maju. Kita juga ingin menjadi universitas unggulan di wilayah perbatasan, sehingga kita berusaha menjadi bagian dalam program ini,” ujarnya.

Rektor menyebut, Universitas Kristen Petra saat ini menjadi perguruan tinggi swasta yang berkualitas di Indonesia yang ditunjuk mengasuh Untrib dan STIKIP Soe tahun 2019. Oleh sebab itu pihaknya bekerjasama dengan UK Petra untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Untrib.

“Petra itu kampus swasta terbaik di Indonesia. Kita bersyukur dengan sumberdaya yang kita miliki sekarang sekitar 68 Magister ini kita ingin belajar dari Petra,” ujar Mantan Ketua GAMKI Alor itu.

Menurutnya, SDM 68 Magister di Untrib semuanya punya kompetensi yang baik karena semua lulusan dari kampus-kampus ternama di Indonesia dan mayoritas dibiayai program beasiswa LPDP. Karena itu dari aspek kualitas, Untrib kini berkembang ke arah yang lebih baik.

“Saya kira soal kualitas di Untrib tidak perlu diragukan. Sekarang kita berusaha untuk mengikuti standar-standar ideal yang kita peroleh dari proses (bimbingan dari UK Petra) ini,” tutur Alvons.

“Kalau prosesnya kita ikuti secara baik maka saya kira kita akan jadi universitas terbaik, sekalipun kita berada di wilayah perbatasan. Kita di 3T tapi saya kira akan jadi kampus yang setara daerah lain di Indonesia,” pungkas Rektor, optimis.

Alvons beberkan tantangannya bahwa saat ini fasilitas gedung perkuliahan dan laboratorium di Untrib masih belum sempurna. Karena itu pihaknya terus berupaya meminta dukungan dari berbagai pihak.

“Ada sejumlah fasilitas yang masih kita usahakan untuk dapat dukungan dari berbagai pihak,” tutur Rektor muda Alvons F. Gorang. (*dm).