Basarnas Temukan Lagi Tiga Jenazah Korban KM Nusa Kenari II

0
192

Tiga Jenazah Korban KM Nusa Kenari II yang dievakuasi Tim Gabungan Basarnas Alor ke KN Antareja, Senin (17/6) sore. 

KALABAHI, TRIBUANAPOS.Com – Tim Gabungan Basarnas Alor Provinsi NTT, Senin (17/6), kembali menemukan tiga jenazah korban KM Nusa Kenari II.

Jumlah penemuan jenazah korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Nusa Kenari II di perairan tanjung Margeta, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, sejak Sabtu (15/6/2019), bertambah menjadi 6 orang.

Hingga Senin, 17 Juni 2019 petang, Tim SAR gabungan berhasil menemukan lagi tiga jenazah korban di area perairan tanjung Gereja, Kecamatan Alor Barat Daya. Identitas ketiga korban itu di antaranya, Rey Banamakani (6), Natania Raya Napoe (3) dan Lukas Lasibey (40).

Jenazah Rey Banamakani dan Natania Raya Napoe ditemukan sekitar Pukul: 15.10 Wita pada titik Koordinat: 08 13′ 21″S 124 13′ 26″ E. Sementara jenazah Lukas Lasibey ditemukan sekitar Pukul: 15.40 Wita, pada titik Koordinat: 08 16′ 38″S 124 26′ 09″ E.

Pasca ditemukan, ketiga jenazah korban langsung dievakuasi Tim SAR gabungan menggunakan Kapal Nasional (KN) Antareja dari lokasi penemuan ke Pelabuhan Dulionong Kalabahi.

Ketiga jenazah tiba di Pelabuhan Dulionong sekitar pukul: 19.23 Wita. Kedatangan ketiga jenazah korban tersebut langsung dievakuasi ke kamar Jenazah RSUD Kalabahi menggunakan Mobil Ambulance.

“Titik Koordinat penemuan tiga jenazah ini berada dalam set area yang dibuat Tim SAR. Dari bodi kapal kurang lebih berjarak sekitar 25 mill ke arah barat,” kata Kepala Basarnas Maumere, I Putu Sudayana kepada wartawan usai evakuasi jenazah korban ke RSUD Kalabahi.

Hingga Senin, 17 Juni 2019 malam, tercatat sudah 6 jenazah korban yang berhasil ditemukan. Sementara 1 korban belum ditemukan yakni, Maria Malaikosa (70). Total korban hilang dan korban meninggal dunia berjumlah 7 orang.

Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian satu korban tersebut pada, Selasa (18/6/2019) pukul: 06.00 Wita.

“Upaya pencarian satu korban selanjutnya oleh Tim SAR gabungan akan dilaksanakan pada Selasa besok,” ujarnya.

Sudayana menambahkan, kendala-kendala yang dihadapi dalam pencarian korban adalah cuaca angin di perairan laut Sawu yang cukup kencang.

“Kecepatan angin yang cukup kencang, sesuai rilis prakiraan Cuaca dari BMKG,” tutupnya.

Diketahui, KM Nusa Kenari II tujuan Kalabahi – Pureman tenggelam di laut Margeta Desa Margeta Kecamatan ABAD Sabtu, 15 Juni 2019 pukul 05.00 wita.

Kapal naas dan diduga ilegal milik Pemkab Alor itu membawa 52 orang. 48 penumpang dan 4 ABK. Total penumpang selamat 45 orang. 6 orang ditemukan meninggal dunia. 1 orang hilang. *(DM/L-1/Pepenk).