40 Siswa SD di Alor Diduga Keracunan Obat

0
404

Mobil ambulance mengantar siswa diduga keracunan di UGD RSUD Kalabahi, Sabtu (11/5). 

KALABAHI, TRIBUANAPOS.Com – Sekitar empat puluhan siswa SD GMIT Pulelang Mali Kelurahan Kabola, pinsan seketika usai diberi obat oleh petugas medis Puskesmas Mebung di sekolah itu, Sabtu (11/5), pagi. Para siswa diduga keracunan obat dan dilarikan ke UGD RSUD Kalabahi sekitar pukul 13.00 wita.

“Siswa saya pingsan setelah minum obat. Diduga keracunan (obat). Kita belum tahu penyebabnya. Masih diperiksa dokter,” ujar Kasek SD GMIT Pulelang, Asnat Alodjaha saat menjenguk siswanya di UGD RSUD Kalabahi.

Ia menjelaskan, pemberian obat-obat tersebut diberikan petugas kesehatan dari Puskesmas Mebung sekitar pukul 09.00 wita pagi tadi. Menurut Asnat, sesuai surat pemberitahuan dari Puskesmas Mebung yang dia terima Jumat kemarin, obat-obat tersebut diberikan untuk pemcegahan trombosit.

*Jenis obat bertuliskan AZ 500 yang diminum siswa.

“Sesuai surat dari Puskesmas itu, para siswa akan diberikan obat prambosiat (trombosit) untuk mengobati luka-luka. Obat itu dikasih kepada semua siswa kelas 1 sampai 6. Kemungkinan yang hadir itu minum semua. Total keselurahan siswa saya ada 160 orang. Saya belum cek angka pasti berapa yang minum obat tadi,” katanya sambil mengaku sedang tugas keluar sekolah saat pemberian obat berlangsung.

Asnat menduga, para siswanya diduga keracunan obat karena diminum saat sedang lapar. “Mungkin lapar. Tadi ada siswa kelas 5 yang tidak minum karena dia memang lapar,” jelasnya.

Soleman Saldeng, orangtua siswa mengaku, sesuai informasi yang dia terima, anaknya diberi obat dua biji sekalian untuk diminum. Dia bilang anaknya tidak biasa minum obat sebanyak itu.

“Anak saya tidak pernah minum obat. Dia memang takut lihat obat. Kemungkinan takut gurunya jadi terpaksa dia minum,” katanya saat menjaga anaknya di UGD RSUD.

Dokter UGD RSUD Kalabahi Riky, menyebut pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab dugaan keracunan bagi puluhan siswa karena masih lakukan pemeriksaan medis. “Belum tahu ya, masih ditangani. Nanti kita periksa dulu ya,” katanya.

40-an Siswa Diduga Keracunan

*Wakapolres Alor Kompol M. Arif Sadikin, S.H, sedang menjemput korban yang dibawa ke RSUD gunakan mobil polisi. 

Wakapolres Alor Kompol M. Arif Sadikin, S.H mengatakan, saat ini jumlah korban siswa terduga keracunan obat sudah mencapai sekitar 40 an siswa. Data itu diperoleh darinya setelah menerjunkan anggotanya ke TKP pagi tadi.

“Setelah dapat laporan masyarakat, kami cek di TKP. Jumlah korban ada sekitar 40 an. Ada 27 orang sedang dirawat di sini (UGD RSUD), sisanya saya baru dapat info ada 20 an sudah dibawa ke Puskesmas Mebung. Kita harap tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

Terkait penyelidikan dugaan tindak pidana, Kompol Arief mengaku sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk diselidiki. “Nanti kita lihat ya. Yang jelas kami sudah mengumpulkan bukti-bukti. Ada obat dan muntahan siswa sudah kami kumpulkan. Nanti kita analisis dulu di Lab, apa penyebabnya,” kata Kompol Arief di UGD RSUD Kalabahi.

Pantauan wartawan, puluhan siswa tersebut sedang diantar menggunakan ambulance dan mobil polisi menuju UGD RSUD Kalabahi. Sebagian lainnya sedang diperiksa dokter dan tim medis.

Reporter: Demas Mautuka