FALI Untrib Gagas Diskusi Bulanan

0
284

Dosen Hukum Tata Negara Untrib, Setiya Budi Laupada, SH.,MH, ketika paparkan materi “Pertanggungjawaban Pejabat Dalam Jabatan,” yang digagas FALI-LPPM di aula Untrib, Sabtu (30/3), pagi.

KALABAHI, TRIBUANAPOS.Com – Forum Akademisi Lintas Ilmu (FALI) bersama LPPM Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi, menggagas dialog akhir bulan. Kegiatan tersebut sudah berlangsung pekan lalu dan akan berlanjut ke depan di setiap akhir pekan.

Ketua FALI Thomas Tanglaa mengatakan, FALI dibentuk atas kerja sama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Untrib. Inisiatifnya datang dari para dosen lintas ilmu di kampus Untrib.

“FALI terbentuk atas semangat akademik dan ilmiah dari rekan-rekan dosen lintas ilmu di kampus,” ujar Thomas seusai dialog FALI-LPPM dengan thema, ‘Pertanggungjawaban Pejabat dalam Jabatan,’ Sabtu (30/3) di kampus Untrib, Kalabahi.

Diskusi bulanan tersebut kata Thomas, bertujuan untuk menggalakkan budaya diskusi dan akademik di kampus. “Karena kampus itu rohnya adalah akademik dan ilmiah. Jadi forum ini bisa mengakomodasi kepentingan terkait semangat akademik dan ilmiah itu,” kata Thomas yang juga Dosen Lingustik FKIP.

Nama FALI diambil dari falsafah bahasa Kabola. Artinya sayur. Sayur, memiliki nutrisi. Dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kesehatan manusia.

“Nah, kita harapkan diskusi-diskusi akademik begini itu menjadi nutrisi untuk pertumbuhan intelektual masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap, ke depan output dari kegiatan FALI tersebut dapat mencerdaskan masyarakat umum. Secara internal, diskusi FALI diharapkan bisa memacu para dosen untuk membuat tulisan ilmiah untuk dipaparkan dalam diskusi.

“Karena ada kreditnya ketika seorang dosen itu menulis. Kita harap tulisan-tulisan opini atau artikel dosen bisa diekspos untuk beri pendidikan bagi masyarakat luas, selain untuk mahasiswa,” pungkasnya.

Thomas bilang, ke depan FALI akan mengundang pihak-pihak terkait untuk mendiskusikan persoalan publik yang berkembang di masyarakat.

“Bisa saja. Nanti dalam bentuk panel supaya pihak-pihak yang berkompeten bisa terlibat. Ke depan kita akan fokus pada isu-isu terupdate,” tutup Thomas.

Ketua LPPM Untrib Paulus Edison Plaimo, berharap, FALI menjadi forum diskusi yang ilmiah untuk memecahkan persoalan daerah.

Dia meminta dukungan semua pihak untuk mendukung FALI ke depan. “Mohon dukungan kita semua agar sumberdaya dosen ini bisa makin kuat dan ditularkan ke mahasiswa dan masyarakat,” tutup Edison.

Pantauan wartawan, Sabtu (30/3) diskusi FALI tentang ‘Pertanggungjawaban Pejabat Dalam Jabatan,’ mendapat respon dari ratusan mahasiswa Untrib. Narasumbernya, dosen Hukum Tata Negara dan Administrasi Pemerintahan, Setiya Budi Laupada. Moderator, Dosen Fakultas Hukum, Rudi Lema.

Para mahasiswa antusias bertanya polemik mutasi ASN di masa Pilkada Alor, Putusan Bawaslu RI dan Rekomendasi Komisi ASN di kasus Pilkada Alor.

Reporter: Demas Mautuka