Ubi Kayu di Altim dan Pureman Lenyap Terserang Hama Kutu Putih

0
430

Ilustrasi; hama kutu putih serang Ubi Kayu. (Sumber:Tribunnews).

KALABAHI, TRIBUANAPOS.Com – Ubi kayu atau singkong (Manihot utilissima) di Alor Timur dan Pureman terserang hama kutu putih. Sebarang hama itu menyerang ratusan lahan singkong milik warga sejak 2016 lalu.

“Kita punya ubi kayu di Pureman, mati habis. Ada penyakit kutu yang warna putih itu datang nginap di pucuk, perlahan mati semua,” kata warga Desa Purnama, Kecamatan Pureman, Yesua Dude.

Ia menjelaskan, ribuan tanaman singkong milik warga, lenyap terserang hama kutu putih sejak lama. Kini tak ada satupun batang pohon ubi yang terlihat di kebunnya.

“Sudah lama (ubi semua terserang kutu putih). Di kebun dan pekarangan rumah, mati semua,” katanya.

Yesua menyebut, sejauh ini belum ada petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Alor untuk membasmi hama kutu putih di sana.

“Belum ada petugas yang turun basmi hama. Mungkin belum ada laporan dari Pemerintah Desa ke Dinas Pertanian. Semoga ada tindakan secepatnya. Kalau tidak masyarakat bisa lapar,” pungkasnya.

Kepala Desa Purnama Jhondris Waluba, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya serangan penyakit singkong. Dia bilang penyakit itu sudah ada sejak tahun 2016.

“Ya, betul di sini (Desa Purnama) Ubi semua mati. Ada hama putih kecil halus di pucuk dan batang. Kalau sudah ada itu ya pasti ubinya akan mati,” katanya.

Jhondris mengaku, sejauh ini ada petugas penyuluh pertanian yang bertugas di Purnama, namun tidak ada upaya basmi hama kutu putih.

“Petugas penyuluh pertanian ada. Biasa datang tapi untuk basmi hama, tidak ada. Ya, kita juga belum tahu mau ambil bibit di mana lagi. Semoga ada perhatian bersama,” jelasnya.

Hal senada terjadi Kecamatan Alor Timur. Pantauan wartawan baru-baru ini, hama itu menyerang tanaman singkong di Desa Elok, Desa Maritaing, Kolana Utara dan Mausamang.

Selain itu ada pula terserang di Desa Kolsel, Kobra, Tanglapui dan Maukuru. Biasanya musim hujan warga rajin menanam ubi, namun saat ini perkebunan warga tidak terlihat tanaman Ubi lagi.

Menanggapi hal itu Kadis Pertanian Kabupaten Alor, Yustus Dopong Abora, mengatakan, pihaknya akan segera terjunkan tim untuk menyelidiki jenis hama penyerang singkong. Setelah itu dirinya akan ambil langkah penanganan.

“Saya akan terjunkan staf untuk pantau dan ambil langkah penanganan,” tutur Kadis Yustus saat dihubungi wartawan via aplikasi messenger, Rabu, (30/1) di Kalabahi.

Penulis: Demas Mautuka