PT Astra Internasional Gelar Pasar Murah di Alor

0
548

Fasilitator PT. Astra Internasional Kampung Berseri Desa Sejahtera Kabupaten Alor, Emmy Maro, ketika penyerahan simbolis penjualan paket sembako murah di Desa Aimoli, Jumat, (28/12/2018), siang.

KALABAHI, TRIBUANAPOS.Com – PT. Astra Internasional, menggelar operasi pasar murah di Kabupaten Alor, Provinsi NTT, tanggal 27-28 Desember 2018.

Kegiatan tersebut merupakan suntikan program tambahan dari program pokok PT. Astra di bidang budidaya rumput laut di Desa Alaang dan Desa Aimoli, Kecamatan Alor Barat Daya.

“Ada 45 orang petani rumput laut yang bergerak mendorong untuk pasar murah dari PT. Astra hari ini. Bapak mama harus berterima kasih kepada 45 orang petani rumput laut ini,” ujar Fasilitator PT. Astra Internasional Kampung Berseri Desa Sejahtera Kabupaten Alor, Emmy Maro, ketika sambutan, penjualan paket sembako murah di Desa Aimoli, Jumat, (28/12/2018), siang.

Emmy menjelaskan, aksi pasar murah merupakan aksi sosial dari PT. Astra, untuk mendukung kampung-kampung binaan atau kampung berseri dari PT. Astra di Alor.

“Di seluruh Indonesia ada program kampung berseri PT. Astra. Di Kupang, di Rote dan kita di Alor. Kita bersyukur karena dua Desa (Alaang dan Aimoli) yang terpilih dari 11 desa yang kami usul,” katanya.

Dia menambahkan, dari 11 desa yang diusulnya, Aimoli dan Alaang yang terpilih karena usulannya kedua desa tersebut unggul pada program budidaya rumput laut.

“Untuk Alor waktu itu saya usul 11 desa menjadi kampung binaan PT. Astra, tetapi hanya Desa Aimoli dan Alaang yang dipilih untuk tahun 2018. Itu karena ada rumput laut di kampung ini. Dan itu, menurut orang Jakarta, itu hal unik,” ungkapnya.

Lanjut Emmy, tahun 2010, dirinya diundang PT. Astra ke Jakarta untuk mempromosikan daerah rumput laut yang ada di Alor. Waktu itu tim dari Tempo memilih Emmy menjadi juara dua dari Astra untuk program bidang ekonomi rumput laut.

“Dan tahun kemarin (2017) saya diundang lagi ke Jakarta untuk membuat proposal beberapa desa itu supaya bisa masuk binaan Astra dari rumput laut. Semua daerah usul bidang ekonomi, pendidikan, kelautan. Kalau di Timor itu usul Tenunan. Tidak ada yang usulkan rumput laut. Hanya Alor saja yang usulkan (rumput laut). Nah, orang Jakarta pikir rumput laut ini barang langkah jadi akhirnya presentasi kita diterima, dan Alor dapat dua desa,” kata dia.

Emmy menyebut, berbagai program pendampingan sudah dilakukan PT. Astra di Desa Aimoli dan Ala’ang, yakni; pelatihan kue berbahan dasar rumput laut dan program pemberian fasilitas sarana budidaya rumput laut.

“Fasilitasnya, tali, waring, terpal, itu kami sudah bagi semua. Kita sudah bagi di kantor desa ini (Aimoli). Pelatihan-pelatihan kue-kue dari rumput laut juga sudah kita lakukan,” pungkasnya.

Emmy meminta dukungan masyarakat agar betul-betul fokus berusaha pada bantuan yang diberikan PT. Astra, agar ke depan program tersebut bisa dikembangkan lagi.

“Kita berharap tahun depan bisa mendorong program yang lain di sini. Mungkin dari rumput laut, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan hidup. Karena empat pilar PT. Astra itu yang kita mau terus kita genjot. Aimoli dan Alaang sudah jadi prioritas. Kita berdoa supaya program-program seperti ini akan ada terus di tahun mendatang,” harapnya.

Paket sembako yang dijual kata Emny, merupakan program CSR PT. Astra. Paket tersebut berisi; gula pasir 2 kg, beras 2 kg, minyak goreng Bimoli 2 liter, terigu 1 kg dan orson 1 botol.

“Kita beli dengan harga Rp.100 ribu lebih/paket, kemudian kita jual Rp.50 ribu/paket. Ya, ini program paket murah saja,” ujarnya lagi.

Emmy mengaku, ada 500 paket murah yang dijual untuk dua desa, Alaang dan Aimoli. Desa Alaang dilakukan pada Kamis, (27/12) dan Desa Aimoli, Jumat, (28/12). Desa Alaang terjual 194 paket. Sisanya, 306 paket terjual di Desa Aimoli, siang tadi.

Emmy berharap, program paket murah yang dibagikan kepada masyarakat di dua desa tersebut, dapat bermanfaat bagi keluarganya. “Hanya ini yang dapat kami berikan kepada masyarakat di dua desa ini. Semoga bermanfaat,” pungkas Emmy seraya menekankan, program tersebut tak ada kaitannya dengan kepentingan politik tahun 2019.

Kades Aimoli Apresiasi PT. Astra

Kepala Desa Aimoli Gaddauna E. Beli, sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT. Astra Internasional yang sudah memilih desanya menjadi desa binaan rumput laut.

“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat desa Aimoli, kami ucapkan limpa terima kasih kepada PT. Astra. Saya ini bertanya-tanya, ko desa ini bisa terpilih? Bagaimana itu bisa terjadi? Padahal tidak ada anak desa ini yang bekerja di PT. Astra. Saya percaya, ini semua karena anugerah Tuhan yang patut kita syukuri,” katanya.

Gaddauna, mengaku, program rumput laut sangat membantu warganya meningkatkan pendapatan ekonominya. Karena itu dia berharap, PT. Astra dapat terus melakukan pembinaan dan perluasan area rumput laut di Aimoli.

“Dengan adanya program rumput laut dari PT. Astra ini, warga saya ada peningkatan ekonomi rumah tangga. Dulu harganya (rumput laut) Rp.6 ribu/kg, tapi sekarang sudah Rp.20 ribu/kg. Tentu kami beri apresiasi kepada PT. Astra. Kami berharap ke depan, ada pendampingan terus dan perluasan area rumput laut. Karena laut desa ini punya potensi budidaya rumput laut yang bagus,” ungkapnya.

Gaddauna pun menyampaikan terima kasih atas paket sembako yang dibagikan. Dia bilang, program paket tersebut, juga dapat membantu kesulitan-kesulitan hidup warga desa itu.

“Saya pikir PT. Astra hadir tepat waktu di tengah kesulitan-kesulitan hidup masyarakat desa. Mengapa saya bilang begitu? karena sembako di Alor ini memang sangat mahal. Saya tahu persis kehidupan ekonomi warga saya. Karena itu sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada PT. Astra. Tentu kami doakan mereka, agar tetap eksis melayani masyarakat,” tutur Kades Gaddauna. *(dm).