Polisi Tetapkan YK Tersangka Kasus Pembunuhan di Lela

0
421

Kapolres Alor AKBP Patar Silalahi, SIK.

KALABAHI, TRIBUANAPOS.Com – Polisi berhasil meringkus YK Alias Angki (43), pelaku pemenuhan di Desa Lela, Kecamatan Alor Selatan, Kabupaten Alor, NTT.

YK Alias Angki, membunuh korban ZA (33) warga Desa Silaipui pada Selasa, 20 November 2018 di simpang jalan Pasar Lela.

Kapolres Alor AKBP Patar Silalahi, S.IK, menjelaskan, pelaku YK sudah ditetapkan tersangka. YK kini diamankan di sel Mapolres Alor, untuk menjalani proses hukum.

“Pelaku sudah kita amankan hari itu juga (20/11) dan kita tetapkan sebagai tersangka,” ujar AKBP Patar, saat jumpa pers di kantornya, Jumat, (23/11), pagi.

AKBP Patar mengatakan, berkas BAP tersangka YK akan segera dirampungkan dan dikirim ke Jaksa untuk disidangkan di Pengadilan Negeri Kalabahi.

“(BAP) Secepatnya kita akan kirim ke Jaksa,” katanya.

Tentang pasal yang menjerat tersangka, AKBP Patar mengaku, YK terancam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati. Karena ada rencana pembuahan di situ maka kita pakai pasal 340 KUHP,” jelasnya.

Kapolres menyebut, kejadian pembunuhan di Lela murni kasus kriminal. Karena itu dia menghimbau kepada semua pihak agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu yang berakibat konflik sosial.

“Ini murni kasus kriminal. Tidak ada motif lain. Pelaku sudah kita amankan dan saya tegaskan, akan diproses hukum. Saya himbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak benar,” tegasnya, sambil bergegas berangkat bersama rombongan Bupati Alor ke Desa Lela menggelar pertemuan sekaligus memantau situasi keamanan di sana.

Sebelumnya, Kapolres Alor berujar, YK membunuh ZA diakibatkan karena cekcok biasa di Pasar Desa Manmas.

Pelaku lalu pulang dan menunggu korban di simpang jalan Pasar Desa Lela dengan senjata tajam, parang. Ketika korban tiba di situ, pelaku tahan dan membunuh korban.

“Korban sudah dikebumikan pihak keluarga pada Rabu, 21 November 2018 di Desa Silaipui,” pungkas AKBP Patar. *(dm).