IBM Gandeng SMI Launching Program Tenun di Alor

0
545

IMB dan SMI Launching Program Tenun di Alor, Kamis, (15/11). 

KALABAHI, TRIBUANAPOS.Com – Insan Bumi Mandiri (IMB) bekerjasama dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menggelar Launching Program Tenun.In pada kelompok tenun Masin Ken di Boteng Kelurahan Moru Kecamatan Alor Barat Daya, Kamis, (15/11/2018), pagi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Hopni Bukang, SH, sebelum melaunching program ini berharap kegiatan ini bukan hanya bersifat sementara tetapi harus berkelanjutan.

“Bahkan ini harus bisa menjadi budaya masyarakat khususnya masyarakat ABAD. Karena ini merupakan ciri khas yang diturunkan oleh nenek moyang kita,” kata Hopni.

Dirinya juga meminta agar generasi muda untuk terus mempertahankan motif tenun songket asal ABAD yang biasa dikenal adalah tenun dari Kui.

“Ini sangat membanggakan dan kalau sudah begitu kita juga harus melestarikan demi keberlangsungan hidup masyarakat sekarang sampai dengan anak cucu kita,” sambungnya.

Direktur IMB Ridwan Hilmi, mengatakan IMB merupakan lembaga sosial yang khusus untuk membantu program pemerintah untuk pembangunan di wilayah Indonesia Timur.

*Kelompok Tenun.in di Moru, Alor Barat Daya.

“Kami sudah berada di Alor sejak tahun 2016 tepatnya bulan Agustus. Sampai saat ini sudah 45 program yang sudah kami jalankan di 6 kecamatan dan 21 desa,” ucap Ridwan.

Ia pun menyampaikan fokus utama dari IMB adalah program jangka panjang dan terus bersinergi dengan PT. SMI untuk bagaimana caranya meningkatkan potensi lokal untuk lebih dikenal dunia.

“Di wilayah Moru ini adalah percontohan untuk centra tenun. Jadi nanti kalau ada tamu dari luar ingin melihat ibu-ibu menenun itu tinggal ke sini. Ini baru mulai dan masih banyak kekurangan, untuk itu mohon dukungan dari semua pihak semoga berimpact lebih besar lagi,” lanjut Ridwan.

Sementara Team Leader Unit CSR dan Komunikasi Devisi Sekretariat Perusahaan, Agah Djayadiredja, menyampaikan PT. SMI adalah BUMN dibawah koordinasi dari Kementrian Keuangan yang sudah berdiri sejak 9 tahun lalu.

“Kami bergerak di pembiayaan infrastruktur Indonesia terkait proyek strategis nasional ataupun proyek infrastruktur di daerah,” katanya.

Lanjut Agah: “Kami sangat bangga karena dapat mendukung program tenun.in. Bagi kami bukan hanya terkait apa yang bisa kami lakukan dibidang infrastruktur. Kami juga dalam aksi nyata sangat memperhatikan pembangunan kapasitas dari bangsa termasuk di Alor,” kata Agah.

Dia juga menegaskan tugasnya tidak hanya berhenti disini tetapi akan berusaha berpartisipasi langsung di dalam program-program lain dalam pemberdayaan masyarakat khususnya pemberdayaan anak-anak dan wanita. *(pepenk).