Ribuan Warga Lembata Antri BBM

0
542

Suasana antrian di Pertamina Kota Lembata, NTT.

@Lembata | Tribuanapos.com – Berbulan-bulan kelangkaan BBM terjadi di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Ribuan warga di Kota itu antrian BBM capai sekitar 2 kilo meter.

Pantauan wartawan, pangkalan BBM milik APMS di Lamahora Kecamatan Nubatukan itu terlihat antrian panjang. Kenderaan roda dua maupun empat berjejer hingga hampir tak temui ujungnya.

Antrian kenderaan mobil ada di bagian timur. Ujungnya sampai di titik depan Kantor Bupati Lembata dan Kantor DPRD. Di bagian barat, antrian kenderaan bermotor sampai di depan rumah Jabatan Wakil Bupati Lembata. Jaraknya, masing-masing berkisar 2 km.

No Rafi, Sopir Pick Up, berkisah, antrian tersebut terjadi sudah lama, bahkan berbulan-bulan. “(Antrian) sudah lama no (abang),” ujarnya, Selasa, (27/3/2018) di Lamahora.

Dia menjelaskan, dirinya terpaksa harus antri karena BBM eceran mahal, capai Rp. 15.000 hingga Rp. 20.000/liter. “Ya (terpaksa) harus antri no. Mahal beli eceran,” katanya.

Waktu yang ditempuh untuk pengisian BBM, kata Rafi, bisa sehari, bahkan lebih. “Biasanya besok (Rabu) baru bisa dilayani. Kadang-kadang 2 hari, bisa lebih. Malam pun kami antri,” ucapnya saat baru antri dekat di depan Kantor DPRD Lembata.

Akibat antrian tersebut pendapatan No Rafi berkurang signifikan. “Saya angkut orang dan barang (antar) ke kecamatan-kecamatan. Biasanya sehari (dapat) Rp. 500.000. Kalau ramai di hari Paskah begini ya bisa Rp. 1.000.000/hari. Nah, kalau antrian begini, mobil saya tidak bisa jalan,” keluh Rafi berdialek Lembata.

Dia menyebut, tidak tahu menahu penyebab kelangkaan BBM tersebut hingga menyebabkan ribuan orang terpaksa antri. “Tidak tahu le no. Itu urusan pemerintah dan DPRD,” kesalnya, sembari berharap ada upaya dari pemerintah. *(dm).