Bupati dan Ketua DPRD Lembata Dinilai Tak Becus Urus BBM

0
518

Bupati Lembata Yance Sunur dan Ketua DPRD Ferdinandus Koda.

@Lembata | Tribuanapos.com – Berbulan-bulan sudah kelangkaan BBM terjadi di Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur. Itu membuat dua petinggi Lembata yakni: Bupati Yance Sunur dan Ketua DPRD Ferdinandus Koda, dikritik warganya.

Mereka dinilai tidak becus urus BBM yang nota bene menjadi jantung perekonomian Lembata.

“(Krisis BBM) Pemerintah dan DPRD tidak becus lah. Mereka cuek dan tidak perduli,” ujar No Kris ketika ditemui wartawan di depan Pertamina milik PT. APMS di Lamahora, Kota Lembata, Selasa, (27/3/2018), siang.

Kris menjelaskan, seharusnya Bupati dan Ketua DPRD ambil sikap, atasi krisis BBM di Lembata. Sebab, BBM jadi jantung perekonomian masyarakat.

“Bagaimana kita mau bicara peningkatan ekonomi no (abang)? BBM saja, langka. (Bupati dan Ketua DPRD) harus bersikap. Ini tugas pemerintah. Mereka wajib hadir ditengah kesusahan rakyat,” katanya.

Bupati dan Ketua DPRD, kata No Kris, harus membangun koordinasi dengan Pertamina dan Pemprov agar krisis BBM bisa teratasi.

“Saya pikir koordinasi penting dibangun antara sesama pemerintah dan Pertamina. Kendalanya apa? Apakah kuota subsidi BBM kurang di Lembata? masalah distribusi (transportasi)? penampungan minyak kita yang bermasalah? Atau ada “mafia” yang ikut main. Ini tugas pemerintah dan DPRD untuk benahi,” tegasnya.

Dia pun meminta Gubernur Frans Leburaya, Ketua DPRD NTT, dan PT. Pertamina wilayah NTT, segera ambil sikap menyelesaikan persoalan BBM di Lembata.

“Harapan saya begitu. Karena Bupati dan DPRD Lembata memang tidak perduli kami disini. Apalagi sekarang jelang hari Paskah. Tolonglah,” harapnya.

Informasi yang dihimpun wartawan, sejauh ini belum ada pihak yang bertanggungjawab atas krisis BBM di Lembata.

Antrian terus berlangsung, hingga ujung bagian timur sampai di titik depan Kantor Bupati dan Kantor DPRD Lembata. Antrian bagian barat, persis berada di depan rumah Jabatan Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday. *(dm).