DPD II Partai Golkar Alor Siap PAW Kader ‘Nakal’

"Anggota DPRD sekalipun kalau membelot kami akan pecat dan Pergantian Antar Waktu (PAW)," kata Mantan Wakil Ketua DPRD Alor itu.

0
833

Foto: Ketua DPD II Partai Golkar Alor, Aser Laupada. 

KALABAHI, TRIBUANAPOS.com – DPD II Partai Golkar Kabupaten Alor, NTT, siap layangkan sangsi admistrasi berupa teguran keras secara administrasi hingga pemecatan kadernya yang ‘nakal’. Sebab banyak kebijakan partai yang tidak diikuti kader jelang Pilkada. Kekalahan dua kali Pilkada menjadi momentum evaluasi pembersihan di tubuh internal Golkar.

Hal tersebut dikemukakan Ketua DPD II Aser Laupada, Selasa, (27/6/2017) di Kalabahi.

“Kekalahan beruntun Pilkada lalu menjadi momentum evaluasi internal Partai. Kami akan evaluasi total. Jika ada kader yang membelot (Nakal). Kami akan beri sangsi termasuk pemecatan,” ujar Aser.

Baca: Fraksi Nasdem Siap Pertanyakan Upah Buruh Pasar Lipa Alor ke Pemerintah 

Dirinya mengatakan hingga kini Partainya belum menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Alor maju Pilkada 2018. “Sekarang belum. Jadi secara personal para kader bisa bebas mendukung siapa saja. Jika sudah ada penetapan maka kader wajib dukung keputusan partai,” katanya.

Ditanya soal sikap anggota DPRD jika tidak mendukung Paslon yang diusung Golkar. Aser mengatakan: “Anggota DPRD sekalipun kalau membelot kami akan pecat dan Pergantian Antar Waktu (PAW),” kata Mantan Wakil Ketua DPRD Alor itu.

Baca: Kadis Perdagangan Muaz Kamis Yakin Upah Buruh Pasar Lipa akan Terbayar

Informasi yang dihimpun Tribuanapos.com, Pengurus Harian DPD II Golkar sebagian tidak mendukung figur yang diusung Golkar. Pecah Kongsi di tubuh Golkar tersebut imbasnya kekalahan Pilkada dua kali beruntun.

Kini Golkar akan berkomitmen membersihkan kader yang dianggap ‘Nakal’ dan tidak taat dukung keputusan partai. (*Demas Mautuka).