Nasib Bayi Malang (5). DPRD Alor Geram, Tak Ada Anggaran Pemakaman Jenazah

0
613

Foto: Ketua Komisi C DPRD Alor, Mulyawan Djawa.

KALABAHI, TRIBUANAPOS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Alor, NTT, geram saat mengetahui ketiadaan Anggaran Dinas Sosial  untuk operasional pemakaman Jenazah Bayi Tak Berdosa yang ditemukan di Pantai Wetabua Kelurahan Wetabua Kecamatan Teluk Mutiara.

“Itu kejadian luar biasa. Mestinya bisa digeser Anggaran Perjalanan Dinas atau item kegiatan lain untuk membiayai,” ujar Ketua Komisi C DPRD Alor Mulyawan Djawa di Kalabahi.

Baca: Nasib Bayi Malang (1). Tragis, Sosok Bayi Malang Ditemukan di Pantai Wetabua, Alor

Baca Juga: Nasib Bayi Malang (2). Tolak Ulur Lokasi Pemakaman, Wabup Imran Cuci Tangan

Dirinya kesal terhadap pernyataan Kadis Sosial Y.O. Buling yang tidak bisa berbuat apa-apa karena Pos Anggaran Pemakaman tidak ada dalam RKA Dinas itu.

“Ada itu. Masa uang 1 atau 2 juta saja tidak bisa bantu. Kan kasian anak itu tidak ada keluarga. Mestinya alihkan anggaran. Tidak perlu takut apalagi cuci tangan sebab dari sisi regulasi itu ada,” katanya.

Baca: Nasib Bayi Malang (3). Kadis Sosial Alor Mengaku, Tak Ada Anggaran Pemakaman 

Baca Juga: Nasib Bayi Malang (4). LPA: Alor Dihantam Degradasi Moral, Butuh Program Sistemik Dari Pemerintah

Diapun siap mengakomodir jika pergeseran Anggaran dilakukan Dinas Sosial. ‘Oh. Kami siap akomodir di perubahan. Apalagi itu diperuntukkan bagi bencana kemanusiaan,” tutup Anggota DPRD Dua Periode itu.

Sebelumnya diberitakan, Bayi Malang tak berdosa itu kesulitan dimakamkan oleh pihak RSUD, karena mereka tidak ada kewenangan dan Anggaran. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Alor pun mengakui ketiadaan Anggaran untuk operasional pemakaman Jenazah. (*Demas Mautuka).